🇮🇩
Mengapa Econometrics for Finance Berbeda?
Data keuangan tidak berperilaku seperti data ekonomi biasa. Harga aset cenderung tidak stasioner, volatilitas berubah-ubah, dan krisis sering menggeser hubungan antar variabel. Karena itu, ekonometrika keuangan membutuhkan model dinamis dan adaptif, bukan sekadar regresi statis.
Buku Introductory Econometrics for Finance menyusun jalur metodologi yang rapi: dari regresi dasar hingga model volatilitas dan perubahan rezim.
1. Fondasi: Return sebagai Variabel Utama
Harga aset jarang digunakan langsung. Yang dimodelkan adalah return:
Return lebih stabil secara statistik dan cocok untuk analisis risiko serta dinamika pasar.
2. Regresi Linear (OLS): Titik Awal Analisis
Model dasar yang menjadi fondasi semua pendekatan lanjutan adalah:
OLS digunakan untuk membaca arah dan besar hubungan rata-rata, namun dalam data keuangan, hasil OLS harus selalu diuji secara diagnostik.
3. Diagnostic Testing: Penentu Kredibilitas Model
Tiga masalah utama dalam data keuangan:
- Heteroskedastisitas (varians tidak konstan)
- Autokorelasi (error saling berkaitan antar waktu)
- Structural break (parameter berubah saat krisis atau kebijakan)
Tanpa diagnosis, regresi berisiko menghasilkan kesimpulan yang menyesatkan.
4. Time Series Univariate: Dinamika Satu Variabel
Ketika variabel memiliki “memori”, digunakan model autoregresif:
Model ini menjadi dasar forecasting inflasi, suku bunga, dan return.
5. VAR: Sistem yang Bergerak Bersama
Untuk menganalisis interaksi beberapa variabel secara simultan digunakan VAR:
VAR memungkinkan analisis:
- transmisi shock,
- hubungan sebab-akibat dinamis,
- respons kebijakan moneter.
6. Cointegration & VECM: Jangka Pendek dan Jangka Panjang
Jika variabel tidak stasioner tetapi bergerak bersama dalam jangka panjang, digunakan VECM:
Model ini menggabungkan:
- keseimbangan jangka panjang, dan
- penyesuaian jangka pendek.
7. Volatilitas: Risiko sebagai Objek Model
Dalam keuangan, risiko tidak konstan. Model GARCH menangkap dinamika volatilitas:
Model ini penting untuk:
- manajemen risiko,
- stabilitas keuangan,
- analisis krisis.
8. Regime Switching & State Space: Saat Pasar Berubah
Pasar tidak selalu berada dalam satu rezim. Model regime switching menangkap perubahan perilaku:
Pendekatan ini relevan untuk periode normal vs krisis, serta kebijakan non-konvensional.
9. Panel & Discrete Choice: Data Lintas Negara dan Kejadian Krisis
Untuk data lintas unit digunakan panel:
Untuk kejadian biner (krisis/tidak):
10. Toolbox Riset Keuangan Modern
Buku ini juga memperkenalkan:
- event study (dampak pengumuman kebijakan),
- bootstrap & simulasi (validasi inferensi),
- GMM (estimasi berbasis momen).
Penutup
Buku ini membangun jalur metodologi yang konsisten:
OLS → Time Series → VAR → VECM → GARCH → Regime → Panel → Advanced Finance
Pendekatan ini sangat relevan untuk riset pasar keuangan, kebijakan moneter, dan stabilitas ekonomi.
🇬🇧 English Version
Why Econometrics for Finance Is Different
Financial data are dynamic, volatile, and regime-dependent. Asset prices are often non-stationary, volatility clusters, and crises alter economic relationships. As a result, financial econometrics requires dynamic and adaptive models.
Core Modeling Pathway
- Returns, not prices:
- OLS baseline:
- Univariate dynamics:
- VAR system:
- Long-run adjustment (VECM):
- Volatility (GARCH):
- Regime switching:
- Panel & binary models: