Pertemuan 4 • Teori Portofolio Markowitz

Asumsi Dasar Model Markowitz

Asumsi ini harus dipahami sebagai alat berpikir, bukan hafalan, karena menjadi dasar untuk memahami diversifikasi, risiko portofolio, dan pengurangan risiko.

Tiga Asumsi Inti

1 Investor Rasional
  • Berpikir logis dan berbasis data.
  • Tidak memilih aset karena rumor atau ikut-ikutan.
  • Fokus pada hubungan return–risiko.
2 Investor Risk Averse
  • Tidak menyukai risiko yang tidak perlu.
  • Memilih risiko lebih kecil untuk return yang sama.
  • Inilah dasar lahirnya diversifikasi.
3 Berbasis Expected Return
  • Keputusan tidak hanya melihat return masa lalu.
  • Menggunakan expected return, varians, dan kovarians.
  • Menjadi dasar perhitungan portofolio dua aset.

Benang Merah ke Diversifikasi

Investor rasional dan berbasis data
Investor menghindari risiko yang tidak perlu
Keputusan berbasis expected return, varians, dan korelasi
Maka investor mencari portofolio yang lebih efisien melalui diversifikasi
Inti konsep: diversifikasi bukan kebetulan, tetapi hasil keputusan investor yang rasional, menghindari risiko, dan membuat keputusan berdasarkan ekspektasi return serta hubungan antar aset.

Salah Kaprah

Investor rasional = selalu benar ❌
Tetap bisa salah, tetapi keputusan dibuat berbasis data.
Risk averse = tidak mau risiko sama sekali ❌
Investor tetap mau risiko jika return yang diharapkan lebih tinggi.
Expected return = pasti terjadi ❌
Expected return hanyalah estimasi berbasis data, bukan jaminan hasil.
Kaitan dengan RPS
Slide ini membantu mahasiswa memahami mengapa diversifikasi dibutuhkan, bukan hanya bagaimana menghitungnya.
“Diversifikasi adalah hasil dari investor yang rasional, menghindari risiko, dan membuat keputusan berdasarkan ekspektasi return serta hubungan antar aset.”
Pesan Inti
Markowitz lahir karena investor ingin return yang layak dengan risiko yang lebih efisien.