Break-Even Analysis and Its Applications in Business Decision Making – Fourth Session

This session explores break-even analysis as a tool for business decision-making, including cost, revenue, profit models, margin of safety, target profit, and sensitivity analysis. Students will learn how mathematical models support production, pricing, and strategic managerial decisions.

Matematika Ekonomi Pertemuan 4 | Analisis Titik Impas
Matematika Ekonomi 234 · Pertemuan 4

Analisis Titik Impas untuk Keputusan Bisnis

Model biaya dan pendapatan, BEP unit dan rupiah, margin of safety, target laba, serta analisis sensitivitas untuk keputusan produksi dan harga.

Sub-CPMK 06.1.2 dan 06.2.2Indikator: hitung BEP dan tafsirkan hasilStudi kasus · Bobot pertemuan 5%10 Pre-test + 20 Diskusi

Arah pembelajaran

Mahasiswa mampu membangun fungsi biaya, pendapatan, dan laba; menghitung serta memvalidasi titik impas; mengukur margin of safety; menentukan target penjualan; dan menafsirkan hasil untuk keputusan manajerial.

Catatan integritas kurikulum. RPS dan Silabus menetapkan Pertemuan 4 sebagai Analisis Titik Impas. PDF P04 memuat fungsi kuadrat yang secara resmi berada pada Pertemuan 5. Karena itu, fungsi kuadrat hanya ditampilkan sebagai pratinjau dan tidak menjadi materi penilaian utama pertemuan ini.

Uraian materi lengkap

Model biaya, pendapatan, dan laba

TC=F+vQ   TR=pQ   π=(p−v)Q−F

F adalah biaya tetap per periode, v biaya variabel per unit, p harga jual bersih per unit, dan Q unit terjual. Margin kontribusi per unit adalah CM=p−v. Model dasar memerlukan p>v agar tambahan penjualan membantu menutup biaya tetap dan menghasilkan laba.

BEP dalam unit

QBEP=F/(p−v)

Contoh: F=Rp120 juta, p=Rp140 ribu, dan v=Rp80 ribu. CM=Rp60 ribu sehingga BEP=2.000 unit. Validasi: TC=Rp280 juta dan TR=Rp280 juta.

Jika hasil kebutuhan minimum berupa pecahan unit, bulatkan ke atas. Jangan membulatkan hasil antara terlalu awal.

BEP dalam rupiah

CMR=(p−v)/p   BEPRp=F/CMR

CMR=60.000/140.000=42,8571%. BEP rupiah=Rp120 juta/0,428571=Rp280 juta. Hasil ini sama dengan 2.000 unit × Rp140 ribu.

Margin of safety

MOS=Penjualan aktual−Penjualan BEP

Jika penjualan aktual 3.000 unit atau Rp420 juta, MOS=1.000 unit atau Rp140 juta. MOS%=Rp140 juta/Rp420 juta=33,33%. Artinya penjualan dapat turun sekitar 33,33% sebelum mencapai impas, selama asumsi model tetap berlaku.

Target laba

Qtarget=(F+πtarget)/(p−v)

Untuk target laba operasi Rp90 juta, Q=(Rp120 juta+Rp90 juta)/Rp60 ribu=3.500 unit. Validasi: TR=Rp490 juta, TC=Rp400 juta, dan laba=Rp90 juta.

Analisis sensitivitas

Perubahan harga, biaya variabel, biaya tetap, kapasitas, dan bauran produk dapat mengubah BEP. Penurunan harga 5% menjadi Rp133 ribu membuat CM=Rp53 ribu dan BEP=2.264,15 unit, sehingga kebutuhan minimum menjadi 2.265 unit.

BEP multiproduk memakai margin kontribusi rata-rata tertimbang dan memerlukan bauran penjualan yang relatif tetap.

Pratinjau fungsi kuadrat Pertemuan 5

y=ax²+bx+c, a≠0   xpuncak=−b/(2a)   ypuncak=−D/(4a)

Bentuk umum fungsi kuadrat tidak selalu sama dengan nol. Persamaan ax²+bx+c=0 digunakan ketika mencari akar atau titik potong sumbu-x.

Koreksi P04: untuk y=x²+7x+10, D=49−40=9 dan titik puncaknya (−3,5; −2,25), bukan D=21 dan (−3,5; −5,25).

Simulator BEP dan target laba

UkuranHasilInterpretasi

Akses personal mahasiswa

Masukkan NIM dan password berupa nama terakhir. Huruf besar atau kecil tidak dibedakan.

Belum masuk.

Pre-test 10 soal

Isi jawaban lalu tekan Nilai jawaban. Skor dan pembahasan langsung tampil serta masuk ke rekap.

Diskusi partisipatif 20 soal

Skor otomatis merupakan umpan balik awal. Dosen tetap memeriksa model, proses, satuan, interpretasi, serta keaslian jawaban.

Rekap nilai Pertemuan 4

Pre-test00/10 dinilai
Diskusi00/20 dinilai
Nilai pertemuan030% Pre-test + 70% Diskusi

Belum lengkap.

Contoh format laporan Tugas 2

RTM menetapkan studi kasus kelompok 2–3 mahasiswa, laporan 5–7 halaman, dan grafik fungsi. Tugas berlangsung pada Minggu 3–6 dengan pengumpulan Pertemuan 6.

Catatan RTM: metode pengerjaan menyebut kelompok 2–3 mahasiswa, sedangkan bagian “Lain-Lain” menyebut mandiri. Modul mengikuti uraian metode yang lebih spesifik, tetapi dosen perlu menegaskan bentuk pengerjaan kepada mahasiswa.

Sampul

Judul · Logo UBSI · Nama dan NIM anggota · Kelas · Program Studi Manajemen · FEB · Universitas Bina Sarana Informatika · 2026

Daftar isi

BAB I Pendahuluan

Latar belakang usaha, rumusan masalah, tujuan analisis, dan keputusan yang hendak didukung.

BAB II Data dan model

Sumber dan periode data, klasifikasi biaya, harga jual bersih, kapasitas, volume penjualan, fungsi TC, TR, dan laba, serta asumsi model.

BAB III Analisis

BEP unit dan rupiah, margin of safety, target laba, grafik TC–TR, validasi, dan minimal dua skenario sensitivitas.

BAB IV Interpretasi

Bandingkan BEP dengan penjualan dan kapasitas aktual. Jelaskan risiko serta rekomendasi produksi atau harga.

BAB V Kesimpulan

Ringkas hasil yang dapat diverifikasi. Tambahkan daftar pustaka serta lampiran data dan perhitungan.

Perangkat pembelajaran

PPT Pertemuan 4 Paket Google Form

Kunci terproteksi

Password ZIP: Energyofasia

Matematika Ekonomi 234 · Pertemuan 4 · Universitas Bina Sarana Informatika