Taylor EconomicsExchangeRates 1995 | PDF | Exchange Rate | Errors And Residuals
Pengayakan Metode & Modeling Detail (Methodological Filtering)
Bagian ini adalah inti akademik: menyaring metode satu per satu, beserta asumsi, struktur model, dan keterbatasannya.
2.1 Metode 1 – Forward Rate Regression (Market Efficiency Test)
Tujuan Metode
Menguji apakah pasar valuta asing:
- Efisien
- Memiliki ekspektasi rasional
- Bebas risk premium sistematis
Model Inti
Kondisi teoritis:
- → pasar efisien + UIP berlaku
- → ada risk premium / expectational error
Hasil Umum
- Secara empiris, sering jauh dari 1
- Muncul fenomena forward premium puzzle
Pengayakan
✔ Cocok sebagai alat uji pasar,
✖ Tidak cukup sebagai model struktural nilai tukar.
2.2 Metode 2 – Monetary Model (Flexible Prices)
Asumsi Kunci
- Harga fleksibel
- Purchasing Power Parity (PPP) selalu berlaku
- Nilai tukar ditentukan oleh uang relatif
Struktur Model
Money demand:
PPP:
Nilai tukar:
Intuisi
- Ekspansi moneter relatif → depresiasi mata uang
- Output & suku bunga memengaruhi permintaan uang
Pengayakan
✔ Kuat secara teori jangka panjang
✖ Lemah secara empiris (PPP jarang berlaku ketat)
2.3 Metode 3 – Sticky Price / Overshooting Model
Tujuan
Menjelaskan:
- Volatilitas nilai tukar jangka pendek
- Overshooting akibat rigiditas harga
Sistem Persamaan (Continuous Time)
- UIP:
- Money market:
- Price adjustment (Phillips-type):
Mekanisme Utama
- Shock moneter → suku bunga berubah cepat
- Nilai tukar langsung menyesuaikan
- Harga barang menyesuaikan lambat
→ overshooting muncul
Pengayakan
✔ Sangat kuat untuk analisis dinamika jangka pendek
✖ Sensitif terhadap asumsi rigiditas harga
2.4 Metode 4 – Equilibrium / Real Exchange Rate Models
Fokus Metode
- Faktor riil: preferensi, teknologi, output relatif
- Nilai tukar sebagai harga ekuilibrium antarnegeri
Bentuk Umum
Di mana:
- = real shocks (preferensi, produktivitas)
Keunggulan
- Dapat menjelaskan volatilitas tanpa rigiditas ekstrem
- Lebih fleksibel untuk jangka menengah
Pengayakan
✔ Konseptual kuat
✖ Sulit diestimasi secara langsung
2.5 Sintesis Metodologis (Hasil Pengayakan)
| Keluarga Model | Kuat di | Lemah di |
|---|---|---|
| Forward Regression | Uji efisiensi | Bukan model struktural |
| Monetary (flexible) | Long-run theory | Empirical fit |
| Sticky-price | Short-run dynamics | Asumsi harga |
| Equilibrium | Structural insight | Estimasi empiris |
3. Implikasi Akademik & Arah Lanjutan
Taylor (1995) secara implisit membuka jalan bagi:
- Model nonlinear
- Regime-switching models
- Time-varying parameter models
- Pendekatan kebijakan berbasis state-contingent rules
Catatan ini sangat relevan sebagai fondasi metodologis bagi riset modern (TVAR, MS-VAR, TVP-VAR), termasuk dalam analisis kebijakan moneter dan nilai tukar di negara berkembang.