Tag: series-monetary-crisis
-
Kebijakan Moneter di Era Geopolitik
Ketika Literatur Ramai, tetapi Isu Kunci Justru Hilang “Inflasi hari ini tidak selalu lahir dari ekonomi yang terlalu panas,tetapi dari dunia yang semakin terfragmentasi.” Dunia Berubah, Tapi Diskursus Tertinggal Ketegangan geopolitik, perang dagang, dan eskalasi tarif telah menjadi bagian dari keseharian ekonomi global. Gangguan rantai pasok, lonjakan harga energi, dan tekanan harga impor kini lebih…
-
📉 When Good Policies Fail Over Time
Why Credible Commitment Matters in an Uncertain World “The real problem of economic policy is not what to do,but whether people believe you will do it.” 🇮🇩 Ketika Kebijakan “Terbaik” Justru Gagal Bayangkan sebuah kebijakan yang terlihat sempurna di atas kertas.Inflasi terkendali, pengangguran rendah, stabilitas ekonomi terjaga. Namun seiring waktu, kebijakan tersebut kehilangan daya guna.Ekspektasi…
-
Rules Rather than Discretion: Inti Argumen Kydland–Prescott (1977)
Ide besar: “optimal ex ante” bisa jadi “tidak optimal ex post” Kydland–Prescott menunjukkan paradoks kebijakan: rencana kebijakan yang optimal ketika dirancang (ex ante) dapat menjadi tidak optimal ketika waktunya mengeksekusi (ex post), karena pada saat eksekusi pembuat kebijakan punya insentif untuk “menyimpang” demi hasil jangka pendek. Ketika pelaku ekonomi rasional memahami insentif tersebut, ekspektasi mereka…
-
Rules vs Discretion in Monetary Policy: Time Inconsistency, Inflation Temptation, and the Role of Reputation
Under discretion, the monetary authority has room to generate inflation higher than what the public initially expects. Ex post, surprise inflation can appear “beneficial” for instance by stimulating real activity through an expectations-augmented Phillips curve or by reducing the real burden of nominal liabilities. Yet once the public understands policymakers’ incentives and forms expectations rationally,…
-
Rules vs Discretion dalam Kebijakan Moneter: Time Inconsistency, Godaan Inflasi, dan Peran Reputasi
Dalam rezim diskresi, otoritas moneter memiliki ruang untuk menciptakan inflasi lebih tinggi dari yang diharapkan publik. Secara ex post, kejutan inflasi (surprise inflation) tampak “menguntungkan” misalnya menstimulasi aktivitas riil melalui kurva Phillips ekspektasional atau mengurangi beban riil kewajiban nominal. Namun ketika publik memahami insentif pembuat kebijakan dan membentuk ekspektasi secara rasional, pola kejutan inflasi tidak…
-
Quantitative Easing and Economic Stability in Indonesia
within the New Monetary Trinity Framework 🇮🇩 Ringkasan Artikel Artikel ini menganalisis dampak kebijakan Quantitative Easing (QE) terhadap stabilitas ekonomi Indonesia dalam kerangka New Monetary Trinity, yang menekankan keterkaitan antara stabilitas inflasi, stabilitas nilai tukar, dan stabilitas keuangan. Berangkat dari keterbatasan kebijakan suku bunga konvensional—terutama pada periode krisis—studi ini berargumen bahwa efektivitas QE di negara…
-

Quantitative Easing and Economic Stability: Adaptive Strategies in Indonesia’s New Trinity Framework
Research Methodology – Full Modeling A. Definisi Variabel dan Sistem Model A. Variable Definition and Model System 🇮🇩 Bahasa Indonesia Penelitian ini menggunakan sistem multivariat berbasis VAR dengan enam variabel makroekonomi dan keuangan yang merepresentasikan kebijakan moneter, stabilitas harga, aktivitas riil, nilai tukar, pasar keuangan, dan pasar obligasi. Vektor variabel endogen didefinisikan sebagai:yt=[BItINFtGDPtREERtIHSGtSUNt]\mathbf{y}_t= \begin{bmatrix} BI_t\\…
-
QE meredam gejolak saat krisis
Quantitative Easing and Economic Stability: Adaptive Strategies in Indonesia’s New Trinity Framework | International Journal of Economics Development Research (IJEDR) This article examines how Quantitative Easing shapes Indonesia’s economic stabilityunder the New Monetary Trinity framework, and is disseminated through concise articlesand explanatory research videos. Artikel ini mengkaji bagaimana kebijakan Quantitative Easing memengaruhi stabilitas ekonomi Indonesiadalam…
-
Ketika Suku Bunga Tidak Lagi Cukup
Membaca Ulang Quantitative Easing dan Stabilitas Ekonomi Indonesia Dalam banyak buku teks ekonomi, kebijakan moneter sering digambarkan sederhana: naikkan suku bunga untuk menahan inflasi, turunkan suku bunga untuk mendorong pertumbuhan. Namun, krisis demi krisis—mulai dari krisis keuangan global 2008 hingga pandemi COVID-19—menunjukkan satu kenyataan penting: dalam kondisi tertentu, suku bunga tidak lagi bekerja seperti yang…