Dari keputusan kecil,
ke stabilitas
seluruh ekonomi.
Robert E. Hall & Michael Woodford. Memahami bagaimana konsumsi rumah tangga, harga perusahaan, dan ekspektasi membentuk inflasi serta siklus ekonomi.
Pasar tidak selalu menyesuaikan seketika. Keputusan hari ini bergantung pada masa depan yang diperkirakan.
Turunkan perilaku agregat dari pilihan rumah tangga dan perusahaan, lalu tutup sistem dengan aturan kebijakan.
Bandingkan mekanisme, trade-off, dan skenario. Pahami syarat keberhasilannya sebelum menarik kesimpulan.
Bercerita tentang apa, sebenarnya?
Stabilisasi: mengurangi fluktuasi yang merugikan dalam inflasi, output, dan pekerjaan. Hall membuat perilaku konsumsi yang memandang masa depan menjadi dapat diuji. Woodford menjadi arsitek penting kerangka New Keynesian yang menggabungkan konsumsi, harga kaku, ekspektasi, dan kebijakan suku bunga.
Penghargaan ini mengakui kontribusi ilmiah. Ia tidak berarti seluruh siklus bisnis dapat dihapus, semua kebijakan stimulus berhasil, atau model ini satu-satunya alat analisis.
Pengumuman resmi, 12 Oktober 2026 ↗Tiga lapisan yang sengaja dibedakan
Fakta dan teori: ditautkan ke dokumen Nobel, Hall, Woodford/Walsh, dan sumber teknis.
Simulasi: angka buatan dengan persamaan dan asumsi terbuka. Bukan ramalan atau estimasi Indonesia.
Jembatan riset: interpretasi konseptual untuk disertasi Bapak. Naskah dan data disertasi belum menjadi input estimasi dashboard ini.
Masalah lama.
Cara berpikir yang berubah.
Klik tiap periode untuk melihat pertanyaan yang belum terjawab, terobosan berikutnya, dan batas yang tetap tersisa.
Mengapa kontribusi ini layak mendapat pengakuan besar?
Hall mengubah ekspektasi yang tidak terlihat menjadi restriksi prediksi pada konsumsi.
Woodford mengintegrasikan keputusan mikro, friksi nominal, dan kebijakan dalam keseimbangan umum.
Aturan kebijakan dapat dinilai dari distorsi dan kesejahteraan, tidak hanya kecocokan kurva historis.
Kontribusi kolektif: Fisher, Keynes, Hicks, Friedman, Modigliani, Phelps, Lucas, Kydland–Prescott, Taylor, Calvo, Rotemberg, Blanchard–Kiyotaki, dan banyak lainnya. Tidak semua blok diciptakan oleh dua penerima penghargaan.
Belanja hari ini.
Informasi tentang esok.
Bayangkan menerima kabar kenaikan gaji. Apakah uang baru habis saat diterima, atau konsumsi sudah berubah saat kabar itu datang?
Eksperimen pendapatan
Pendapatan tambahan diumumkan pada t=2. Bunga riil nol; horizon berhingga; tanpa risiko setelah kabar. Pemulus konsumsi bisa meminjam.
Pendapatan dan konsumsi tambahan
Ilustrasi · Rp juta/periodeDari imajinasi ke persamaan Euler
at+1 = (1+r)(at+yt−ct)
Manfaat marginal membelanjakan satu unit sekarang diseimbangkan dengan manfaat marginal yang didiskontokan bila ditabung. Anggaran sepanjang hidup diperlukan untuk menentukan level konsumsi.
Kapan konsumsi menjadi martingale?
Utilitas kuadratik, bunga konstan, β(1+r)=1, ekspektasi rasional, dan kendala pinjaman tidak mengikat memberikan Etct+1=ct. Maka Δct+1=εt+1 dan Etεt+1=0.
Perubahan tak terduga dapat menggeser konsumsi. Level konsumsi tidak harus acak tanpa struktur. Error tidak harus iid atau normal; pada utilitas umum, kesimpulan tentang level konsumsi tidak otomatis berlaku.
Mengapa harga tidak
langsung menyesuaikan?
Restoran mencetak menu. Produsen memiliki kontrak. Harga yang dipilih hari ini harus mempertimbangkan biaya dan permintaan selama harga itu bertahan.
Blok penetapan harga
Seratus perusahaan, satu kesempatan penyesuaian
Merah: proporsi ekspektasian harga tetap. Hijau muda: bisa menyesuaikan. Bukan sampel perusahaan nyata atau hasil undian.
Kurva Phillips New Keynesian
Hubungan kondisionalκ = [(1−θ)(1−βθ)/θ] (σ+φ)
θ: peluang tidak mengubah harga; σ: kelengkungan utilitas konsumsi; φ: invers elastisitas Frisch penawaran tenaga kerja. Rumus κ di sini menggunakan teknologi linear dalam tenaga kerja dan spesifikasi dasar Calvo.
Semakin kaku harga, kurva dapat semakin datar: output bereaksi lebih banyak sebelum inflasi menyesuaikan. Hasil sistem penuh tetap bergantung pada respons kebijakan dan ekspektasi.
Harga fleksibel belum tentu efisien
Perusahaan memiliki kekuatan menetapkan harga. Dalam kompetisi monopolistik CES, markup = ε/(ε−1), dengan ε>1 sebagai elastisitas substitusi produk.
Output natural adalah output ketika harga fleksibel. Ia dapat berbeda dari output efisien karena markup, pajak, atau distorsi lain. Menutup natural output gap tidak otomatis menghilangkan seluruh distorsi.
Tiga persamaan.
Satu perekonomian yang saling terhubung.
Ubah shock, ekspektasi jalur kebijakan, dan respons bank sentral. Perhatikan inflasi dan output bergerak bersama—atau berlawanan.
Parameter & gangguan
Semua suku bunga dan inflasi: deviasi dalam poin persentase per kuartal. x: persen deviasi dari output natural.
Respons bersyarat terhadap skenario
Bukan IRF empirisMatriks penyelesaian pada setiap periode
Belanja melemah jika bunga riil melebihi tingkat natural. Ekspektasi output esok juga memengaruhi permintaan kini.
Inflasi dipengaruhi ekspektasi, tekanan permintaan, dan cost-push. u menambahkan trade-off pada model dasar.
Respons sistematis terhadap inflasi dan gap, ditambah inovasi kebijakan. Bunga natural adalah shock permintaan di simulator, bukan bunga kebijakan.
Solver, terminal, dan batas interpretasi
Eksperimen deterministik dengan jalur shock diketahui pada t=0, sehingga Etzt+1=zt+1. Solusi dihitung mundur dari xT=πT=0, T=80; 25 periode pertama ditampilkan. Shock AR(1) memakai amplitudo × ρt−h sejak h. Efek kebijakan yang dijanjikan dikalikan bobot kredibilitas sebagai pendekatan pedagogis, bukan model Bayesian learning.
Dengan ELB aktif, tingkat nominal acuan 1% per kuartal dan batas nominal 0% berarti i deviasi ≥−1 pp. Solver mengganti aturan bunga dengan batas itu bila mengikat. Model linear parsial dengan batas sesekali mengikat ini bukan DSGE nonlinear lengkap; solusi bergantung pada terminal, dan risiko multipel ekuilibrium tetap ada.
Panel determinacy menggunakan kondisi lokal φπ+(1−β)φx/κ>1 untuk model dasar dua variabel forward-looking, parameter nonnegatif, tanpa smoothing. Ia bukan uji stabilitas global atau uji semua model DSGE.
Menekan inflasi.
Berapa biaya pada output?
Tidak semua shock harus diperlakukan sama. Gunakan skenario dari laboratorium New Keynesian untuk membandingkan aturan kebijakan.
Kalkulator trade-off
λ adalah bobot output yang dipilih pengguna, bukan koefisien kesejahteraan yang diestimasi atau diturunkan dari utilitas pada dashboard ini.
Pilihan respons inflasi φπ
Semua aturan: φx saat iniNilai loss mencakup 80 periode. Aturan aktif lokal dibandingkan pada shock, ELB, dan parameter yang sama. Minimum hanya di antara pilihan grid.
Dunia: apa yang berubah?
Bahasa kebijakan: kesenjangan output, bunga natural, ekspektasi, komitmen, dan trade-off kesejahteraan menjadi bagian kerangka analisis.
Praktik analisis: bank sentral dapat membangun model struktural untuk membandingkan jalur kebijakan; komunikasi memengaruhi ekspektasi bunga riil masa depan.
Ketika krisis: batas bawah bunga dan gangguan finansial mendorong perluasan model. Kerangka inti membantu merumuskan pertanyaan, bukan menyediakan semua jawabannya.
Apa yang tidak boleh disimpulkan?
Tidak ada dasar untuk mengklaim bahwa besarnya manfaat global dapat dihitung dari grafik ilustratif ini, atau bahwa penghargaan Nobel membuktikan semua keputusan bank sentral sudah benar.
Inflasi cost-push menimbulkan kompromi. Bunga tinggi tidak menciptakan energi atau memperbaiki panen secara langsung. Ia bekerja pada permintaan dan ekspektasi, dengan biaya potensial terhadap aktivitas.
Natural output dan bunga natural tidak teramati langsung. Salah mengukurnya dapat menghasilkan kebijakan yang salah arah.
Dari persamaan struktural
ke dinamika yang terukur.
Eksperimen VAR dan VECM kecil untuk memahami persistensi, korelasi error, kointegrasi, dan penyesuaian—bukan estimasi data riil.
A mengatur propagasi; Σ mengatur inovasi
Propagasi satu inovasi terortogonalisasi
z₁ dan z₂: variabel abstrak dalam satuan standar. Dekomposisi Cholesky memakai urutan z₁ lebih dahulu; hasil tidak otomatis kausal. Ubah korelasi error untuk melihat dampak pada vektor shock awal.
Mengapa error bukan sekadar gangguan kecil?
ε reduced-form dapat mencampur shock permintaan, penawaran, dan reaksi kebijakan. Identifikasi memerlukan restriksi tambahan. Kesalahan ukur juga bisa masuk residual. Dalam buku Hall tentang noisy economy, “noise” bergantung pada model struktural dan asumsi identifikasi; bukan nama bagi satu sebab universal.
α memperbaiki ketidakseimbangan; β mendefinisikannya
α = [α₁, α₂]′ ; β′ = [1, −b]
ECTt−1 = z₁,t−1 − b z₂,t−1
Inisialisasi z₀=[1,0]′. Tidak ada intercept, lag Δ, atau shock lanjutan. β vektor kointegrasi berbeda dari β faktor diskonto pada NK.
Kembali ke hubungan jangka panjang
Level dapat menetap pada nilai nonnol karena common trend. Yang perlu menghilang adalah ECT. Akar unit pada level VECM berkointegrasi bukan otomatis salah spesifikasi.
Model menjelaskan mekanisme.
Metode menguji klaim.
Kecocokan metode dimulai dari pertanyaan dan sifat data, bukan dari memilih singkatan yang paling canggih.
Asisten pemilihan metode
Aturan keputusan pedagogis, bukan pemilihan model otomatis berdasarkan data.
| Pertanyaan | Metode yang relevan | Asumsi & pemeriksaan | Batas klaim |
|---|---|---|---|
| Apakah pertumbuhan konsumsi memenuhi restriksi Euler? | IV/GMM, panel rumah tangga | Instrumen relevan dan ortogonal terhadap error; kendala likuiditas, measurement error | Regresi agregat saja tidak mengidentifikasi semua parameter preferensi. |
| Bagaimana variabel saling memprediksi? | VAR/BVAR | Stasioneritas, pemilihan lag, residual, stabilitas, evaluasi out-of-sample | Granger causality adalah kandungan prediktif. |
| Bagaimana efek shock moneter? | SVAR, proxy-SVAR, local projections dengan identifikasi | Timing, sign restriction, atau instrumen eksternal; relevansi dan eksogenitas | Local projections sendiri tidak menyelesaikan identifikasi. |
| Adakah equilibrium jangka panjang? | VECM / SVECM | I(1), rank Johansen, deterministic terms, structural breaks | Rank bukan jumlah kanal kausal. Kointegrasi tidak memberi arah kausal otomatis. |
| Apakah penyesuaian asimetris? | TVECM / nonlinear ECM | Threshold, kecukupan tiap rezim, bootstrap, robustitas | Threshold ECT tidak otomatis sama dengan tanggal krisis. |
| Apakah transmisi berubah gradual? | TVP-VAR / TVP-VECM | Priors/shrinkage, evolusi parameter dan volatilitas, cukup observasi | Sampel kecil rentan overparameterization. |
| Bagaimana satu persamaan menyesuaikan? | ARDL / ECM | Tidak I(2), bounds, lag, deterministic terms, endogeneity | Bukan pengganti otomatis sistem simultan. |
| Bagaimana connectedness risiko berubah? | FEVD / Diebold–Yilmaz | Horizon, normalisasi, spesifikasi VAR dan robustitas | TCI/NET bukan bukti contagion kausal dengan sendirinya. |
| Bagaimana jika aturan kebijakan diganti? | NK/DSGE; Bayesian estimation, minimum distance/IRF matching | Identifikasi struktural, measurement equations, solusi ekspektasi, priors, fit | Koefisien VAR tidak dapat langsung dinamai σ, κ, β. |
Dari nonlinear ke aproksimasi
ĉt = Etĉt+1 − (ît−Etπ̂t+1)/σ
st = Pst−1 + Qηt
ytobs = Hst + et
Linearisasi dilakukan di sekitar steady state, lalu sistem ekspektasi diselesaikan. Persamaan pengukuran menghubungkan state model dengan observasi; η shock struktural, e error pengukuran.
Solusi model dapat menghasilkan representasi state-space/VARMA. VAR finite-lag adalah aproksimasi, bukan identitas universal DSGE.
Rancangan kerja yang dapat diaudit
- Tetapkan pertanyaan, unit, frekuensi, transformasi.
- Plot data; periksa missing, outlier, perubahan definisi.
- Uji integrasi dan breaks; tentukan rank bila relevan.
- Pilih lag parsimonious; evaluasi residual dan stabilitas.
- Nyatakan identifikasi shock sebelum membaca IRF.
- Laporkan interval ketidakpastian, sensitivitas, dan performa prediksi.
- Pisahkan asosiasi, kausalitas, dan counterfactual struktural.
Ilustrasi 6 variabel, 2 lag: 13 koefisien per persamaan termasuk intercept, 78 total; belum termasuk 21 elemen kovarians. Dengan 68 observasi, TVP memperbesar tuntutan regularisasi.
Ketika kanal suku bunga
tidak bekerja sendirian.
Jembatan konseptual menuju riset QE dan New Monetary Trinity Indonesia: inflasi, output, suku bunga, REER, IHSG, dan SUN.
Peta mekanisme: hipotesis yang dapat diuji
| Blok | Hubungan dengan Hall–Woodford | Perluasan / risiko identifikasi |
|---|---|---|
| Inflasi & PDB | NKPC dan permintaan agregat | PDB riil bukan output gap; natural output harus diestimasi/modelkan. |
| BI rate / BI7DRRR | Euler, bunga riil, reaksi kebijakan | BI7DRRR tidak tersedia sepanjang 2007–2023 dengan definisi yang sama; tangani perubahan rezim instrumen, seri sambungan dan breaks. |
| IHSG | Kekayaan, diskonto laba, financial conditions | Harga saham bereaksi terhadap berita yang sama dengan output; endogeneity dan simultanitas. |
| REER | Permintaan eksternal dan harga impor | Model ekonomi terbuka; cek apakah kenaikan indeks berarti apresiasi. Arah efek neto tidak dipaksakan universal. |
| SUN / pembelian aset | Term premium, likuiditas, neraca, fungsi pasar | Stok SUN beredar bukan otomatis QE. Bedakan penerbitan, kepemilikan BI, pembelian, yield dan maturity. |
| Normal vs krisis | Transmisi bergantung friksi dan batas kebijakan | TVECM/TVP menangkap perubahan dinamika, tetapi label rezim dan klaim kausal harus dibuktikan. |
Laboratorium transmisi diperluas
Semua input ternormalisasi. Koefisien dipilih pengguna, bukan estimasi Indonesia.
Kontribusi kanal pada permintaan ilustratif
Model tambahan buatanxt = 0,6xt−1 + dt
πt = 0,5πt−1 + 0,15xt + m qt
r: pengetatan bunga riil; q: depresiasi riil, didefinisikan positif; s: kenaikan harga saham; b: pembelian aset/dukungan likuiditas. Setiap input meluruh dengan ρ=0,7. m adalah pass-through impor ilustratif. Pada skenario krisis, ar efektif dikalikan 0,3 untuk menggambarkan pelemahan kanal.
Model ini sengaja terpisah dari NK inti: backward-looking, tidak diturunkan dari optimasi, tidak memodelkan anggaran fiskal, neraca BI, capital flows, atau penentuan kurs. Tidak dapat digunakan untuk mengukur efektivitas QE aktual.
Kalimat penghubung untuk presentasi disertasi
“Hall–Woodford membantu menjelaskan mengapa kebijakan bekerja melalui keputusan dan ekspektasi pelaku ekonomi. Riset saya menelaah bagaimana transmisi itu muncul dalam data Indonesia, termasuk ketika pembelian aset, harga saham, dan nilai tukar menjadi penting. Hasil ekonometrika tersebut memotivasi perluasan model, tetapi belum dengan sendirinya mengidentifikasi parameter struktural teori.”
Kerangka yang kuat
tetap membutuhkan perluasan.
Dua buku Hall memperlihatkan keluasan pertanyaan mikro–makro. Keduanya bacaan pendamping, bukan pengganti uraian kontribusi utama Hall 1978.
Booms and Recessions in a Noisy Economy
Bayangkan sebuah pasar yang sepi: pemasok enggan datang karena pembeli sedikit, sementara pembeli tidak datang karena pemasok sedikit. Komplementaritas aktivitas dapat memperkuat fluktuasi.
Buku membahas konsentrasi aktivitas antarwaktu, pengukuran noise, dan general equilibrium dengan noise. Residual terhadap model tidak langsung menjelaskan penyebab ekonomi: pengukurannya bergantung pada struktur dan identifikasi.
Pendahuluan dan Bab 1–3; file unggahan berupa pindai, ditelaah melalui OCR pada bagian relevan.
Forward-Looking Decision Making
Nilai masa depan diringkas menjadi value function. Rumah tangga menimbang manfaat penggunaan sumber daya sekarang dan manfaat menyimpannya bagi masa depan.
Aplikasi meliputi kesehatan, asuransi, tenaga kerja, risiko pengusaha, dan stabilitas keuangan. Bab 7 menelaah insentif yang berubah ketika utang dijamin pemerintah.
Bab 1, hlm. 1–9; Bab 7, hlm. 87–118.
Hal yang perlu ditambahkan untuk pertanyaan berbeda
| Jika pertanyaannya tentang… | Perluasan yang dibutuhkan | Alasannya |
|---|---|---|
| Distribusi dan transfer | Heterogeneous-agent / HANK, kendala likuiditas | MPC dan akses keuangan berbeda antar rumah tangga. |
| Bank, QE dan krisis kredit | Friksi keuangan, neraca, credit spreads, term structure | Satu suku bunga tidak merangkum seluruh kondisi pendanaan. |
| Kurs dan modal global | Small open economy, imported inflation, risk premium | Harga luar negeri dan arus modal memengaruhi transmisi domestik. |
| Ekspektasi kurang rasional | Learning, bounded rationality, informasi tidak sempurna | Komunikasi bank sentral tidak selalu dipercaya atau dipahami. |
| Shock besar dan ELB | Occasionally binding constraints, nonlinear/global methods | Aproksimasi lokal di sekitar steady state dapat menyesatkan. |
Dari intuisi
ke penjelasan yang jernih.
Pilih durasi, gunakan naskah inti, lalu buka simulasi ketika audiens perlu melihat mekanismenya.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah teori Keynes dibuang?
Tidak. Kepentingan permintaan dan friksi tetap ada, tetapi perilaku konsumsi dan penetapan harga diturunkan lebih eksplisit dari keputusan yang melihat ke depan.
Kalau masyarakat rasional, apakah kebijakan sia-sia?
Tidak otomatis. Harga kaku dan distorsi lain memungkinkan kebijakan memengaruhi output dan kesejahteraan. Respons bergantung pada shock, aturan, dan ekspektasi.
Apakah semua konsumsi mengikuti random walk?
Tidak. Itu benchmark dengan asumsi khusus. Kendala pinjaman, heterogenitas, suku bunga berubah, dan risiko dapat mengubah prediksi.
Apakah QE ada dalam tiga persamaan?
Tidak secara eksplisit. Analisis pembelian aset memerlukan friksi keuangan, term premium, portofolio, atau neraca agar mekanismenya teridentifikasi.
Apakah VAR/VECM membuktikan teori Woodford?
Tidak sendiri. Keduanya dapat memetakan dinamika dan equilibrium empiris. Untuk menguji mekanisme kausal atau parameter struktural dibutuhkan identifikasi dan restriksi teori.
Checklist sebelum menjelaskan
0 dari 6 siap.
Asumsi terlihat.
Sumber dapat ditelusuri.
Dashboard edukasi ini menyatukan sintesis sumber, ilustrasi, dan perhitungan yang dapat diperiksa. Tidak menjalankan estimasi ekonometrika pada data Indonesia.
Peta sumber
| Sumber | Bagian yang digunakan | Akses |
|---|---|---|
| Nobel 2026 — Press release | Nama penerima, tanggal, alasan penghargaan | PDF resmi ↗ |
| Scientific Background — Microeconomic foundations of macroeconomic stabilization | Sejarah hlm. 6–12; Hall 12–25; Woodford/NK 26–42; perluasan/batas 43–49 | PDF resmi ↗ |
| Popular Science Background — Microfoundations deliver macro insights | Narasi dan ilustrasi. Dua PDF popular unggahan memiliki isi yang sama. | PDF resmi ↗ |
| Carl E. Walsh (2005), review of Woodford | Macroeconomic Dynamics 9:462–468; ulasan manfaat dan batas model | DOI ↗ |
| Michael Woodford (2003), Interest and Prices | Rujukan buku; dashboard bertumpu pada dokumen Nobel, ulasan Walsh, dan formulasi NK standar. Buku lengkap tidak ada di unggahan. | Buku / akses institusi ↗ |
| Robert E. Hall (1991), Booms and Recessions in a Noisy Economy | Pendahuluan dan bagian terpilih tentang noise dan general equilibrium | Situs penulis ↗ |
| Robert E. Hall (2010), Forward-Looking Decision Making | Bab 1 dan 7; pilihan dinamis dan insentif jaminan utang | Situs penulis ↗ |
| Jordi Galí, Basic New Keynesian Model | Verifikasi bentuk Calvo/NKPC, slide 10–11; a=0 untuk teknologi linear | Slide penulis ↗ |
| Perry Warjiyo / Bank Indonesia, Mekanisme Transmisi Kebijakan Moneter di Indonesia | Pemetaan kanal bunga, aset, nilai tukar, kredit, dan ekspektasi | Bank Indonesia ↗ |
Audit notasi dan kehati-hatian sumber
Beberapa bagian Scientific Background unggahan tampak tidak konsisten secara editorial. Dashboard memakai notasi yang konsisten dan pemeriksaan aljabar, bukan menyalin rumus tanpa koreksi.
- Hlm. 29 menyebut penurunan bunga riil ketika φπ>1, sedangkan hlm. 39 dan aljabar mengarah pada kenaikan bunga riil dalam intuisi Taylor.
- Rumus κ pada hlm. 36 memuat faktor pertama (1−β). Untuk spesifikasi Calvo teknologi linear yang dipakai di sini, faktor itu adalah (1−θ), sesuai rujukan Galí.
- Indeks inflasi pada return nominal t→t+1 dinyatakan konsisten sebagai πt+1.
- Kronologi inflasi pada hlm. 48 tidak diulang karena tahun peristiwa dan referensi yang disebut tampak tidak selaras.
Ini catatan atas berkas yang diunggah, bukan penilaian atas keseluruhan karya penulis. Simulasi diperiksa terhadap persamaannya; membaca sumber tetap diperlukan untuk konteks lengkap.
Kamus simbol ringkas
β faktor diskonto NK; β′ pada VECM adalah vektor lain.
σ invers elastisitas substitusi ant waktu.
θ peluang harga tetap.
κ kemiringan Phillips curve.
x output gap terhadap output natural.
π inflasi (deviasi steady state).
i bunga nominal (deviasi steady state).
rⁿ bunga riil natural.
u, v cost-push dan shock aturan bunga.
φπ, φx respons kebijakan.
A, Σ matriks propagasi dan kovarians VAR.
α loading penyesuaian VECM.
Transparansi fitur
Panduan eksplorasi memberikan penjelasan otomatis berdasarkan parameter saat ini melalui aturan lokal. Tidak ada model AI eksternal yang tersambung, tidak ada pencarian internet di dalam dashboard, dan tidak ada data yang dikirim oleh simulasi.
Grafik berupa SVG; seluruh perhitungan berjalan di browser. Tombol CSV mengekspor angka simulasi beserta parameter. HTML unduhan dapat dibuka tanpa koneksi internet; tautan sumber tetap memerlukan internet.
