Matrices, Linear Systems, and Resource Allocation Decisions in Business – Ninth Session

This session explores matrices and linear equation systems as mathematical tools for business and economic analysis. Students will learn matrix operations, determinants, inverses, and SPL solutions to model resource allocation, production planning, and managerial decision-making.

Matematika Ekonomi Pertemuan 9 | Matriks dan SPL
Matematika Ekonomi 234 · Pertemuan 9

Matriks dan Sistem Persamaan Linear

Mengubah data sumber daya menjadi model matriks, menyelesaikan sistem persamaan linear secara tepat, memvalidasi hasil, dan menerjemahkannya menjadi keputusan produksi, alokasi, serta distribusi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sub-CPMK 06.1.5Sub-CPMK 06.2.3Indikator: operasi matriks dan interpretasi SPLTes Kinerja · 5%

Arah pembelajaran

Mahasiswa mampu menggunakan operasi matriks dan SPL untuk menyelesaikan masalah perencanaan bisnis, lalu menafsirkan solusi bagi alokasi sumber daya.

Audit integritas sumber. PDF P09 membahas Limit, sedangkan RPS dan Silabus menempatkan Limit pada Pertemuan 10. PDF juga memuat contoh fungsi dengan penyebut tidak konsisten dan satu soal yang tidak memiliki opsi benar. Modul ini mengikuti RPS–Silabus Pertemuan 9 serta mencatat perbedaan tanpa menyamarkannya.
RTM Project 2. Pertemuan 9 menjadi titik mulai project optimasi produksi yang mengintegrasikan matriks, turunan, dan integral. Bobot Project 2 konsisten 30%; metode ditulis kelompok, tetapi bagian Lain-Lain menyebut mandiri sehingga perlu keputusan dosen tertulis.

Uraian konsep inti

Matriks menjaga struktur data

Baris dan kolom harus memiliki arti, satuan, periode, dan sumber yang jelas. Matriks kebutuhan sumber daya dapat memakai baris tenaga kerja dan mesin, serta kolom Produk A dan B.

A = 2112

Operasi elemen-seposisi

Penjumlahan dan pengurangan mensyaratkan ordo serta makna elemen yang sama. Penjumlahan matriks tidak sah jika produk, lokasi, satuan, atau periodenya berbeda.

Perkalian sebagai transformasi

(m×n)(n×p) → m×p

Matriks kebutuhan per unit dikali vektor produksi menghasilkan total penggunaan sumber daya. Selalu periksa kecocokan dimensi dan satuan.

Determinan menguji keunikan

det(A)=ad−bc

Jika det(A)≠0, model dua persamaan memiliki solusi tunggal. Jika det(A)=0, tidak ada invers dan model perlu diperiksa apakah mempunyai tak hingga solusi atau tidak konsisten.

Invers matriks 2×2

A⁻¹ = 1/(ad−bc) · [[d,−b],[−c,a]]

Validasi invers dengan AA⁻¹=I. Nilai determinan sangat kecil menandakan solusi sensitif terhadap perubahan data.

SPL dalam bentuk AX=b

AX=b → X=A⁻¹b

Untuk 2x+y=100 dan x+2y=80, det(A)=3 dan solusi x=40, y=20. Metode eliminasi boleh digunakan sebagai pemeriksaan silang.

Solusi matematika belum otomatis layak

Periksa nonnegativitas, keutuhan unit, kapasitas, permintaan, persediaan, biaya, periode, serta risiko. Substitusi balik dan residual menunjukkan ketepatan hitungan; keputusan tetap memerlukan konteks.

Laboratorium matriks dan SPL

Masukkan koefisien untuk ax+by=e dan cx+dy=f. Sistem menghitung determinan, invers, solusi, residual, kontribusi laba, dan grafik kedua kendala.

Determinan—
Produk A · x—
Produk B · y—
Kontribusi laba—
PemeriksaanHasilMakna

Kick-off Project 2 berdasarkan RTM

Optimasi Produksi dan Pengambilan Keputusan Bisnis Menggunakan Matriks, Turunan, dan Integral.

Objek dan data

Perusahaan dengan data produksi, biaya, pendapatan, penggunaan sumber daya, dan kapasitas. Bedakan data aktual, simulasi, serta asumsi.

Tahap matriks

Bangun matriks kebutuhan sumber daya, vektor kapasitas, SPL, solusi, validasi, interpretasi, dan sensitivitas.

Tahap berikutnya

Turunan untuk analisis marginal/optimasi dan integral untuk akumulasi. Semua model harus saling konsisten.

Luaran dan bobot

Laporan 10–15 halaman, presentasi, dan spreadsheet. Project 2 berbobot 30% menurut RPS dan RTM.

Rubrik RTMBobotBukti minimum
Matriks20%Model, operasi, solusi, dan validasi
Turunan / marginal25%Fungsi, proses, dan titik keputusan
Integral15%Akumulasi dan interpretasi
Analisis / solusi20%Skenario, sensitivitas, rekomendasi
Presentasi / argumentasi20%Visual, bukti, dan jawaban

Akses mahasiswa

Masukkan NIM dan password nama belakang. Huruf besar/kecil tidak dibedakan.

Belum masuk.

Pre-test · 10 soal

Setelah jawaban dinilai, skor dan pembahasan langsung tampil serta masuk ke rekap.

Diskusi · 20 soal

Skor otomatis esai adalah umpan balik awal berbasis unsur kunci. Dosen tetap dapat meninjau menggunakan kunci terpisah.

Rekap nilai Pertemuan 9

Pre-test00/10 dinilai
Diskusi00/20 dinilai
Nilai pertemuan030% + 70%
StatusBelum lengkapPartisipatif 20%

Perangkat pembelajaran

Kunci dosen terproteksi

Password arsip: menggunakan password dosen yang telah ditetapkan.